Home Suguhan Lokal Bun Selimpet, Tanaman Unik Penolak Ilmu Hitam

Bun Selimpet, Tanaman Unik Penolak Ilmu Hitam

106
0
SHARE
Bun Selimpet, Tanaman Unik Penolak Ilmu Hitam

Misteri.detikone.com - Dalam tradisi Bali dikenal istilah bun selimpet, yakni untuk menyebut jenis tanaman akar-akaran yang saling menjalin dan tidak tentu ujung pangkalnya. Tanaman ini dianggap istimewa karena memiliki kekuatan gaib. Tanaman yang terbentuk secara alami ini bisa digunakan sebagai penangkal maling dan pelaku ilmu hitam.

Bun selimpet adalah akar atau batang tanaman yang merajut dirinya secara alami membentuk sebuah anyaman, tetapi tidak diketahui bagian ujung dan pangkalnya. Biasanya dilakukan oleh tumbuhan yang memiliki hawa dingin seperti kontowali, bun banah, beringin dan tanaman lain yang memiliki akar gantung.

Tanaman tersebut tidaklah terlalu istimewa, tetapi ketika akar-akarnya terjalin secara alami seperti membentuk sebuah rajutan atau anyaman, akar yang disebut dengan bun, diyakini memiliki kekuatan gaib.

Menurut Soelung Lodhaya, ada dua jenis bun yang memiliki kekuatan gaib, yaitu bun saet mingmang dan bun selimpet. Bun saet mingmang adalah anyaman akar tanaman yang saling berlawanan arah, satu ke kiri dan satunya lagi ke arah kanan. Rajutan tersebut sebagai gambaran dua energi yang saling berlawanan sehingga diyakini memiliki kekuatan untuk menjaga serangan ilmu gaib.

Ada sebuah petuah orang-orang tua di Bali. Jika masuk hutan atau tegalan, jangan sampai melewati bun selimpet karena akan kehilangan arah, berputar-putar di dalam hutan dan tidak bisa menemukan jalan pulang.

Jika kondisi itu terjadi, saran para orang tua, berhentilah sesaat dan berdoa, kemudian kencingi pohon yang memiliki bun itu. Saat itu juga akan terlihat jalan pulang.

Meski peradaban sudah masuk zaman modern, petuah itu masih dipercaya hingga kini sebagai bukti bahwa bun selimpet memiliki kekuatan gaib. Bun selimpet bisa membuat orang kehilangan nalar dan pikiran sehingga bisa digunakan sebagai penangkal ilmu hitam dan orang yang berniat jahat.

Untuk menangkal ilmu hitam, kata Soelung, bun selimpet harus digantung, bukan diikat. Tujuannya, jika ada serangan gaib, bun bisa berputar bebas.

Putaran bun selimpet merupakan pertanda bagi pemilik rumah bahwa ada serangan ilmu hitam sekaligus menolak hawa negative sebab putaran bun selimpet juga memancarkan energi positif sebagai penangkal.

Bun selimpet berhenti berputar jika kekuatan serangan ilmu hitam itu telah hilang atau sirna.

Jelas Soelung, bun selimpet juga bisa digunakan untuk jimat.

Caranya, dipotong kecil-kecil sesuai keinginan, kemudian dibungkus dengan kain putih berbentuk jimat yang ditaruh di dompet atau saku.

Jimat ini bisa digunakan untuk menolak berbagai serangan ilmu hitam. Hanya saja, selesai digunakan, potongan bun selimpet ini harus ditaruh di dekat induknya untuk mencharger kekuatannya.

Kekuatan bun selimpet akan sirna jika dikencingi, dimasuki oleh sapi dan kucing hitam. Jika sampai ada sapi dan kucing hitam memasuki rumah yang dipasangi bun selimpet, maka kekuatannya akan hilang. Untuk menangkal agar kekuatannya tidak hilang, maka sapi dan kucing hitam itu harus diberi makan. Dengan cara ini, hawa gaib sapid an kucing hitam ini akan menguatkan energi bun selimpet untuk menangkan ilmu hitam dan bromo corah.//